GPS (Global Positioning System)
1. Pengertian dan Cara Kerja
GPS atau Global Positioning System ialah sistem untuk menentukan letak dipermukaan bumi dengan bantuan penyelarasan
(synchronization) sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah dan waktu. System ini dibuat dan dikembangkan oleh Amerika Serikat.
Akan tetapi GPS bukanlah satu-satunya sistem yang
bisa digunakan untuk menentukan posisi di permukaan bumi. Beberapa negara lain
juga mengembangkan sistem serupa meski popularitasnya tidak sebesar GPS.
Diantaranya yang
paling terkenal yaitu Rusia dengan GLONASSnya (Global Navigation Satellite System), Uni Eropa dengan GALILEOnya,
China memiliki BAIDU dan India membuat IRNSS (Indian Regional Navigational Satellite System). Untuk sementara yang
kecanggihannya setara dengan GPS ialah
GLONASS buatan Rusia yang juga sama-sama memiliki 24 satelit yang beroperasi diluar angkasa.
Perangkat GPS menerima sinyal yang
ditransmisikan oleh satelit GPS.
Dalam menentukan posisi, kita membutuhkan
paling sedikit 3 satelit untuk penentuan posisi 2 dimensi (lintang dan bujur) dan 4 satelit untuk penentuan posisi 3 dimensi (lintang, bujur, dan ketinggian).
2. Sejarah Penemuan GPS
Amerika Serikat merupakan negara pencetus dan pemrakarsa GPS.
Pada dasarnya, bentuk sistem teknologi GPS sama dengan sistem navigasi
radio pangkalan pusat, seperti LORAN dan Decca Navigator yang dikembangkan pada tahun 1940-an dan digunakan selama Perang Dunia II. Inspirasi pembuatan sistem GPS sebenarnya datang dari Uni Soviet yang pada saat itu, tahun 1957, meluncurkan satelit pertama mereka, Sputnik
Sebuah tim ilmuwan AS
yang dipimpin oleh Dr. Richard B. Kershner saat itu memonitor transmisi radio Sputnik. Mereka menemukan bahwa Efek Doppler berpengaruh pada transmisi radio, di mana sinyal frekuensi yang ditransmisi Sputnik sangat tinggi saat baru diluncurkan dan semakin rendah seiring dengan satelit menjauhi bumi. Mereka menyadari bahwa dengan mengetahui letak bujur lokasi mereka dengan tepat di peta dunia, mereka mampu melacak posisi satelit tersebut mengorbit berdasarkan tolak ukur penyimpangan Efek Doppler.
Transit, satelit sistem navigasi pertama yang
digunakan oleh Angkatan Laut AS sukses diujicobakan pertama kali
pada tahun
1960. Sistem yang menggunakan kumpulan dari lima satelit ini mampu menentukan posisi sekali tiap jamnya. Pada tahun 1967, AL AS mengembangkan satelit Timation yang membuktikan kemampuannya dengan menetapkan waktu yang akurat di angkasa, merupakan teknologi acuan sistem GPS. Tahun 1970-an, Sistem Navigasi Omega pangkalan pusat, berdasarkan pembandingan fase sinyal, menjadi sistem navigasi radio pertama yang meliputi seluruh dunia.
Satelit percobaan pertama
Block-I GPS diluncurkan pada Februari 1978. Satelit-satelit GPS pertama kali dibuat oleh Rockwell International (sekarang merupakan bagian dari
Boeing) dan sekarang dibuat oleh Lockheed Martin (IIR/IIR-M) dan
Boeing (IIF).
3. Penggunaan GPS
a. Militer
GPS
digunakan
untuk
keperluan
perang,
seperti
menuntun
arah
bom,
atau
mengetahui
posisi
pasukan
berada.
Dengan
cara
ini
maka
kita
bisa
mengetahui
mana
teman,
mana
lawan
untuk
menghindari
salah
target ataupun
menentukan
pergerakan
pasukan.
b. Navigasi
GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah dilengkapi dengan GPS untuk alat bantu navigasi. Dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan untuk memandu pengendara sehingga pengendara bisa mengetahui jalur mana yang sebaiknya dipilih untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
c. Sistem Informasi Geografis
Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, GPS
sering juga diikutsertakan dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran.
d. Pelacak kendaraan
Kegunaan lain
GPS adalah sebagai pelacak kendaraan. Dengan bantuan GPS, pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada di mana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini.
e. Pemantau Gempa
Bahkan
saat
ini,
GPS dengan
ketelitian
tinggi
bisa
digunakan
untuk
memantau
pergerakan
tanah,
yang ordenya
hanya
milimeter
dalam
setahun.
Pemantauan
pergerakan
tanah
berguna
untuk
memperkirakan
terjadinya
gempa,
baik
pergerakan
vulkanik
ataupun
tektonik.
4. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
a. GPS
untuk
Navigasi.
b. Solusi
Tracking System di
Bidang
Militer
c. Survei
dan
Pengukuran
Kekurangan :
a. Rata-rata
format peta
Indonesia biasanya
memakai
datum dari
Jakarta (0 derajat).
Kebanyakan
alat
GPS tidak
punya
format ini
sehingga
kita
harus
memakai
Latitude & Longitude. Di negara
lain bisa
membaca
GPS kita
dan
langsung
bisa
melihat
posisi
kita
di
peta.
b. Langit
langsung
– Alat
GPS perlu
melihat
langsung
satelit
untuk
menerima
informasi.
Oleh
karena
itu,
kita
tidak
bisa
memakai
GPS dalam
rumah,
atau
terlalu
dekat
gedung-gedung
yg
tinggi,
atau
dlm
lembah,
atau
di
bawah
hutan
lebat.
c. Bahasa
- Dengan
GPS Garmin Kita bisa
memilih
bahasa
yang dipakai.
Tetapi
bahasa
yang tersedia
hanya
bahasa-bahasa
Eropa
belum
bahasa
Indonesia atau
Melayu.
d. Baterai
– Jika
baterai
habis,
tidak
ada
cadangan
bantuan
navigasi.
Biasanya
alat
GPS memakai
4 baterai
AA dan
cepat
habis
kalau
dipakai
terus-menerus
(10 - 36 jam, tergantung
model).
e. Elektronik
- Sama
seperti
alat
elekronik
lain yang bisa
rusak
jika
jatuh
atau
terkena
air
f. Walaupun
alat
GPS bisa
menghitung
ketinggian,
biasanya
kesalahan
cukup
besar
dan
kurang
cocok
untuk
membantu
sebagai
informasi
navigasi
di
daerah
pegunungan.
Komentar
Posting Komentar