Sistem Informasi Geografis
PENERAPAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
1.1
Sistem Informasi Geografis
Sistem
informasi geografis adalah suatu sistem khusus yang mengelola data yang
memiliki suatu informasi spasial, atau suatu perangkat lunak yang digunakan
untuk suatu pemasukan, penyimpanan, manipulasi, menampilkan dan mengeluarkan
informasi geografis dengan atribut-atributnya.
Sistem Informasi Geografis memiliki
fungsi sebagai bank
data terpadu yang
dapat memandu data spasial dan non spasial dalam suatu basis data terpadu.
Sistem modelling dan analisa, yaitu berfungsi sebagai sarana evaluasi potensi wilayah
dan perencanaan spasial. Sistem pengelolaan yang bereferensi geografi, berfungsi
untuk mengelola
operasional dan administrasi lokal geografis, dan sebagai sistem pemetaan
komputasi. Pemetaan komputasi yaitu sistem yang dapat menyajikan suatu peta yang sesuai dengan
kebutuhan.
1.2 Ayat Yang Berhubungan Dengan Sistem Informasi Geografis
Artinya :
“Dan apakah orang-orang yang
kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah
suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami
jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”
(Al-Anbiya: 30).
Artinya :
"Dan matahari beredar
(tajri) ke tempat tujuannya (mustaqar). Demikianlah yang ditentukan oleh yang
maha perkasa lagi maha mengetahui.“ (Yasin: 38).
1.2
Subsitem Sistem Informasi
Geografis
Ada
empat subsitem yang ada dalam sistem informasi geografis. Berikut ini adalah
keempat subsitem sistem informasi geografis :
Sumber : Google
Gambar 1.2
Subsistem Sistem
Informasi Geografis
1.
Input : Peta, Tabel, Data Statistik, Foto
Udara, Citra Satelit, Pengukuran Lapangan
2.
Analisis dan
Manipulasi Data : Pemodelan
untuk menghasilkan informasi baru
3.
Manajemen Data : Pengorganisasian data dalam basis
data
4.
Output : Peta,
Tabel, Grafik
1.3
Komponen Sistem Informasi
Geografis
Sumber : Google
Gambar 1.2
Komponen Sistem Informasi Geografis
Ada
empat komponen yang ada dalam sistem informasi geografis. Berikut ini adalah
keempat komponen sistem informasi geografis :
1.
Perangkat Keras : Komputer, Media penyimpanan data,
Perekam data, penampil data
2.
Perangkat Lunak : ArcGis, MapInfo, Idrisi
3.
Data : Manual
dan Digital
4.
Pengguna / Sumber Daya Manusia
1.4
Sumber Data Spasial Sistem
Informasi Geografis
Sisitem informasi
geografis mengolah
data spasial, sumber
data sisitem informasi geografis dapat diperoleh dari data langsung di lapangan,
data sekunder dari peta-peta, dan hasil penginderaan jauh. Sumber data spasial dapat
diperoleh dari tiga hal berikut:
1.
Data langsung,
yang dapat diperoleh dari hasil
pengukuran dengan GPS, Teodolit, Meteran
2.
Data peta-peta, yang dapat
diperoleh dari peta
topografi, rupabumi dan tematik dari BPN, Bakosurtanal, PU
3.
Data produk, yang dapat diperoleh dari foto udara atau citra satelit,
1.5
Data
Raster dan Data Vektor
Cara penyajian data spasial dan
fenomena geografi atau dunia nyata ke dalam komputer dilakukan dengan 2 bentuk.
1.6
Contoh
Tampilan
Aplikasi
Sistem Informasi
Geografis
1.7 Fungsi – Fungsi Dasar Sistem
Informasi
Geografis
- Akuisisi data dan Proses
awal, meliputi, digitasi, editing, pembangunan topologi, konversi format
data, pemberian atribut.
- Pengelolaan database,
meliputi pengarsipa data, permodelan bertingkat, permodelan jaringan
pencarian atribut.
- Pengukuran keruangan dan
analisis meliputi, operasi pengukuran, analisi daerah penyangga, overlay.
- Penayangan grafis dan
visualisasi, meliputi transformasi skala, generalisasi, peta
topografi,peta statistik dan tampilan perspektif
1.7
Peranan
Sistem Informasi Geografis dalam Perencanaan Wilayah dan Kota
1.
Manajemen tata guna lahan
2.
Investasi Sumber daya alam
a.
Pengawasan daerah bencana alam, seperti :
·
Memantau luas wilayah bencana alam
·
Memetakan wilayah rawan bencana
·
Pencegahan terjadinya bencana alam dimasa mendatang
·
Menyusun rencana-rencana pembangunan kembali daerah
bencana
b. Mengetahui distribusi kawasan lahan, seperti :
·
Kawasan lahan potensial dan kritis
·
Kawasan hutan yang masih baik dan rusak
·
Kawasan lahan pertanian dan perkebunan
·
Pemanfaatan perubahan penggunaan lahan
c. Mengetahui persebaran berbagai Sumber daya alam
3. Bidang
Sosial
a. Pendataan dan kemungkinan
pengembangan pusat-pusat pertumbuhan
ekonomi
b. Mengetahui
luas dan persebaran, serta kualitas lahan pertanian dan kemungkinan pola
drainasenya
c. Pendataan
dan pengembangan permukiman penduduk, kawasan industri, pendidikan, rumah sakit
d. Mengetahui potensi dan persebaran
penduduk
e. Pendataan dan pengambangan
jaringan sarana transportasi dan komunikasi
1.8 Kesimpulan
Sistem
Informasi Geografis sebagai suatu sistem yang berbasis komputer dan memiliki
kemampuan dalam menangani data bereferensi geografis yaitu penyimpanan data,
manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan kembali), manipulasi dan analisis
data, serta keluaran sebagai hasil akhir (output). Hasil akhirnya dapat
dijadikan acuan untuk pengambilan keputusan.SIG bisa menjadi alat yang sangat
penting pada pengambilan keputusan untuk pembangunan berkelanjutan. Karena SIG
memberikan informasi pada pengambil keputusan untuk analis dan penerapan
database keruangan.
Dalam Perencanaan Wilayah dan Kota,
SIG menjadi suatu sistem yang sangat membantu di bidang pemetaan suatu wilayah,
karena dengan SIG, seorang planner dapat memiliki, membuat, melihat dan
memproses peta suatu wilayah dalam bentuk digital.








Komentar
Posting Komentar